Penemuan Mayat Di Sungai Batu Lintang Panongan, Gegerkan Warga Kecamatan Sedong

Kab. Cirebon, wartadesanews.com
Penemuan mayat berjenis kelamin perempuan di saluran Sungai Batu Lintang Desa Panongan Kecamatan Sedong pada Pukul 16.30 Wib Kamis (10/3/2022) kemarin, sempat menggegerkan warga setempat. Korban diketahui bernama Titi Rumiti (32 th) warga Dusun 1 Lebak RT 02 RW 02 Desa Putat Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon.
Penemuan mayat tersebut bermula diketahui oleh Adin Saprudin (39 th) yang saat itu tengah melakukan aktifitas pemeriksaan dan pembersihan sampah di saluran pintu air Batu Lintang, Adin merasa kaget ketika melihat mayat mengapung dalam posisi terlentang dipermukaan air, Adin kemudian menghubungi Kasatgas Desa Panongan dan melaporkan kejadian tersebut ke Petugas Jaga Polsek Sedong.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K, MH melalui Kapolsek Sedong, AKP Uton Suhartono, SH membenarkan adanya kejadian penemuan mayat perempuan di wilayah hukumnya pada Kamis 10 Maret 2022 sekitar Jam 16.30 Wib yang berlokasi di Saluran air Batu Lintang Sungai Cimanis termasuk Desa Panongan tersebut.
Korban Titi Rumiti (32 th) terapung disalurkan pintu air Batu Lintang yang merupakan bagian dari Sungai Cimanis, dimana korban diketemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Untuk penyebab dari kematiannya diduga terjatuh ke sungai yang tidak jauh dari rumahnya yang kebetulan saat itu arusnya sedang deras.” terang Kapolsek Sedong
Adapun yang dialami korban, yakni adanya luka dibagian kepala serta pelipis, diduga kuat luka tersebut sebab terbentur batu saat terpeleset dan terseretnya arus yang mengakibatkan korban meninggal dunia“ jelasnya.
Selanjutnya, setelah menerima adanya laporan dari saksi dan Perangkat Desa Panongan adanya temuan mayat perempuan tersebut, jajaran petugas dari Polsek Sedong yang dibantu oleh aparat Desa Panongan serta masyarakat, langsung mendatangi dan Cek TKP.
Tindakan berikutnya, korban oleh fihak Polsek Sedong segera menghubungi Tim Medis dan Tim Inafis Polresta Cirebon, namun fihak keluarga korban tidak mengijinkan untuk dilakukan outopsi, sehingga korban langsung diambil dan dimakamkan oleh pihak keluarganya, pungkas salah satu wartawan PN saat komunikasi dengan Kapolsek Sedong melalui sambungan selulernya. (Kabiro/01)




