DAERAH

Bea Dan Cukai Dumai Sulit untuk Dikomfirmasi Wartawan Terkait Maraknya Barang Barang Ilegal Yang Beredar Dikota Dumai

Dumai,gerbangdesanews.com,Kota dumai adalah sebuah kota diprovinsi Riau, Indonesia, sekitar 201 KM dari kota Pekanbaru. Kota Dumai adalah kota dengan wilayah administrasi terluas kedua di Indonesia berdasarkan statusnya sebagai kotamadya.

 

Dengan wilayah atministrasi kedua terluas di Indonesia, hal ini sangat rawan dilakuka akses masuknya barang barang seludupan dari Luar, karna kota ini dikelilingi lautan dan banyak pelabuhan pelabuhan gelap.

 

Setelah Wartawan mendapat imformasi terkait sejarah dan iakon propil kota ini. Rabu 28 / 08 / 2024 wartawan dari Pekan baru berangkat Kekota Dumai.

 

Dengan data dan imformasi yang wartawan dapat Dikota Dumai, ternyata Kota Dumai salah satu tempat akses masuknya Barang Barang ilegal baik dari dalam negara maupun dari luar negara. Beberapa gudang gudang tempat penyimpanan barang barang ilegal yang wartawan temukan. Seperti rokok ilegal tampa Cukai, minuman beralkohol yang tidak memiliki pita cukai.

 

Dengan adanya temuan temuan dari Wartawan selasa 27/ 08 / 2024 tepat pada jam 09.30 wib. Wartawan mencoba untuk komfirmasi Kebea cukai kota Dumai, namun satupun pegawai Bea dan Cukai Dumai tidak berani menjumpai wartawan, selain penjaga keaman.

 

Menurut keterangan penjaga keamanan Bea dan Cukai Kota Dumai. Bang satupun pimpinan tidak ada yang dikantor dan ada yang cuti ada juga yang kerja diluar ucap penjaga Bea dan Cukai Dumai yang namanya tidak mau disebut.padahal waktu kunjunagan wartawan kekantor Bea Cukai Dumai masih jam 09.30 Wib. Tetapi pimpinan Bea dan Cukai Dumai belum bisa dujumpai dikantor.

 

Dengan adanya kejangalan sikap tindakan dari Bea Cukai kota Dumai. Tidak salah Wartawan menduga pimpinan Bea Cukai Dumai menghindar dari wartawan wartawan juga menduga ada yang ditutup tutupi Bea Cukai kota Dumai sehingga wartawan sulit mendapat KIP (Keterbukaan imformasi publik ) terkait aktivitas peredaran barang barang ilegal yang diduga adanya pembiaran dari Bea dan Cukai kota Dumai.

 

Karna Wartawan tidak berhasil bertemu dengan pimpinan Bea dan Cukai. Wartawan mencoba untuk mengkomfirmasi kepada Kepala penindak Bea Cukai Bapak Tomi melalui telepon genggan whatshapp, berdering namun tidak diangkat Sehingga pemberitaan ini diterbitkan.

 

Dengan sikap, cara dari pegawai Bea Cukai Dumai yang susah untuk dijumpai dan dikomfirmasi, Tidak salah wartawan menduga bahwa Bae Cukai Dumai sekarang tidak baik baik saja. Diduga Bea Cukai Dumai juga terlena dalam tugas dan tanggung jawab.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!