BREAKING NEWS: Ami Is Bantah Tudingan Penimbunan Solar di Nanga Nuak, Pastikan Puluhan Drum dalam Keadaan Kosong

Gerbang Desa News || Melawi – Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk aktivitas tambang ilegal di Desa Nanga Nuak, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pihak terkait menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang dinilai meresahkan masyarakat.
Ami Is, sosok yang dituding dalam pemberitaan tersebut, dengan tegas membantah adanya aktivitas penimbunan maupun penyaluran solar ke sektor pertambangan ilegal. Ia menilai informasi yang beredar dibangun dari asumsi tanpa verifikasi lapangan yang memadai.
“Saya menegaskan bahwa tuduhan penimbunan solar di lanting kios saya sama sekali tidak benar. Drum-drum yang terlihat bertumpuk di lokasi itu adalah drum kosong, bukan berisi solar seperti yang diberitakan,” ujar Ami Is saat memberikan keterangan, Kamis (26/02/2026).
Ami Is menjelaskan, keberadaan drum-drum kosong tersebut diperuntukkan sebagai tambahan pelampung lanting guna membantu menopang lanting yang sudah sarat, bukan sebagai wadah penyimpanan BBM subsidi secara ilegal. Ia menyayangkan adanya narasumber yang menyimpulkan sepihak tanpa memastikan kondisi fisik drum.
“Sangat tidak adil jika tumpukan drum kosong langsung disimpulkan sebagai penimbunan. Kami paham kondisi masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan solar, dan kami tidak mungkin melakukan perbuatan melanggar hukum apalagi merugikan warga sendiri,” tambahnya.
Terkait tuduhan bahwa dirinya mengumpulkan solar dari APMS dan SPBU di wilayah Ella Hilir melalui antrean untuk dijual kembali dengan harga tinggi, Ami Is menyebutnya sebagai fitnah yang tidak berdasar.
“Tuduhan menyuplai ke tambang emas ilegal itu fitnah. Kami bekerja sesuai aturan. Jika ada yang meragukan, silakan cek langsung ke lokasi. Pintu kami terbuka untuk dikonfirmasi agar tidak menjadi bola liar yang merusak nama baik saya dan keluarga,” tegasnya.
Menanggapi desakan sebagian warga agar Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penyelidikan, Ami Is menyatakan dukungannya dan kesiapan untuk bekerja sama demi memastikan kebenaran di lapangan.
“Kami mendukung penuh langkah aparat untuk kroscek. Justru kami ingin persoalan ini terang benderang agar tidak ada lagi fitnah di tengah masyarakat. Kami siap menunjukkan bukti bahwa tidak ada solar yang ditimbun di sini,” pungkasnya.
Melalui klarifikasi ini, pihak Ami Is berharap media massa dan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyerap informasi serta mengedepankan asas praduga tak bersalah demi menjaga ketenangan dan keadilan bersama.
Tim