Harga Ikan & Ayam di Lubuklinggau “Terbang”, Pedagang: Kami Kesulitan Putar Modal!

Gerbang Desa News || Lubuklinggau – Kamis, 12/02/2026 – Para pedagang ikan patin, nila, hingga ayam potong di Pasar Ikan Simpang Priuk, Kota Lubuklinggau, mengeluhkan lonjakan harga yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada menurunnya jumlah pembeli dan merosotnya omzet harian para pedagang.
Alwi, salah satu pedagang ikan di pasar tersebut, mengaku kenaikan harga dari pemasok mencapai hingga 40 persen dari harga normal. Kondisi itu membuat dirinya kesulitan memutar modal, sementara daya beli masyarakat justru melemah.
“Modal kami naik sampai 40 persen dari biasanya. Mau tidak mau harga jual ikut naik, tapi pembeli sekarang sudah jauh berkurang,” jelas Alwi saat ditemui di lapaknya, Kamis (12/2/2026).
Tidak hanya pedagang ikan patin dan nila, pedagang ikan lele juga merasakan dampak serupa. Dilul, pedagang lele di lokasi yang sama, mengatakan kenaikan harga pakan dan biaya distribusi turut memicu melonjaknya harga jual ikan di tingkat pasar.
“Sekarang harga sudah naik pesat. Pembeli banyak yang mengeluh, tapi kami juga terpaksa karena ambil dari agen memang sudah mahal,” ujarnya.
Kondisi serupa juga dialami pedagang ayam potong. Mereka mengaku harga ayam dari distributor ikut naik, sementara penjualan harian menurun drastis dibandingkan bulan sebelumnya.
Para pedagang berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah terkait stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama komoditas ikan dan ayam yang menjadi konsumsi utama masyarakat. Mereka juga meminta solusi agar harga bisa kembali stabil sehingga aktivitas jual beli di pasar tradisional kembali normal.
Jika kondisi ini terus berlanjut, para pedagang khawatir akan mengalami kerugian lebih besar dan kesulitan mempertahankan usaha mereka di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat.
A Irwansyah SH




