HUKUM

DPD Pekat IB Pekanbaru Segera Melaporkan Kasus Dugaan Pemotongan Gaji dan Perekrutan THL Fiktif di Dinas DLHK

Gerbangdesanews.com,PEKANBARU, || – Mencuatnya kasus dugaan pemotongan gaji Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Pekanbaru menjadi perhatian kalangan masyarakat. Bukan hanya itu, THL Fiktif juga sedang hangat dibicarakan oleh publik Kota Pekanbaru.

Terkait persoalan dugaan pemotongan gaji dan perekrutan THL fiktif di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru mendapat sorotan tajam dari Ketua Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu ( Pekat IB) Kota Pekanbaru, Muhammad Arif.

Muhammad Arif mengatakan, anggaran yang digunakan untuk membayar tenaga honorer kebersihan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Untuk itu, wajar jika Kepala DLHK Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut berhak dimintai keterangan jika aparat melakukan penyelidikan.

” Jika alokasi APBD tidak tepat guna atau penyelewengan, maka Kadisnya tak bisa lepas tangan. Karena ini mengenai penggunaan APBD yang merupakan tanggung jawab Kepala Dinas DLHK Kota Pekanbaru,” kata Muhammad Arif kepada media , Rabu (29/5/2024).

Muhammad Arif menambahkan, Ingot Ahmad Hutasuhut juga harus bertanggung jawab terhadap perekrutan THL di Lingkungan Dinas DLHK Pekanbaru, sebab ini menjadi tanggung jawabnya dalam penerimaan THL di DLHK.

” Jadi perlu diselidiki apakah penerapan, pengawasan dan sosialisasi terhadap perekrutan THL ini sudah sesuai aturan atau tidak. Jika pelaksanaan tidak sesuai maka itu tanggung jawab Kadis DLHK selaku pembuat kebijakan,” ujar Muhammad Arif.

Masih lanjut, terkait temuan dugaan kasus pemotongan gaji dan perekrutan THL fiktif di DLHK Pekanbaru saat ini sedang kita dalami dan mengumpulkan bukti-buktinya.

” Jika Sudah rampung semua bukti, maka DPD Pekat IB Kota Pekanbaru akan segera mengambil langkah dengan membuat laporan secara resmi di Polda Riau, agar para pihak yang terlibat dalam kasus dugaan pemotongan gaji dan perekrutan THL fiktif di DLHK Kota Pekanbaru mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ucap Muhammad Arif.

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button