HUKUM

Ini Parah ini!!!.. APH Melakukan Pembiaran Tehadap Aktivitas Tambang Galian C Diduga Ilegal Beraktivitas Di kecamatan tambang Kampar

Gerbangdesanews.com,Kampar-Aktifitas Galian C di Desa kualu,tepatnya jalan bupati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, , marak aktifitas ilegal mining (galian C). Disebut-sebut pengusaha berinisial AK,menurut keterangan warga sekitar

 

Hingga saat ini aktifitas itu menimbulkan dampak yang sangat parah terhadap lingkungan, lokasi lahan yang biasanya berbukit -bukit, kini banyak menjadi kolam. Padahal, lokasi itu sangat dekat dengan anak sungai, dampak dari galian C ini banjir juga siap mengancam lokasi itu.

Menurut beberapa narasumber dari masyarakat, bahwa aktifitas Galian C itu belum berjalan cukup lama. Dan aktifitas ini seakan terlindungi, sebab belum ada penindakan secara tegas dari pihak penegak hukum yang bertanggung jawab.

Pantauan Media Redynews.Com dilokasi galian C, nampak antrian truk pasir kerikil yang menunggu muatan. Dan terlihat pohon lahan yang sudah rusak diratakan menggunakan alatberat.material pun sudah menumpuk yang siap d jual,

Tidak itu saja, sekian hektare terlihat sudah datar dan bahkan ada yang sudah menjadi kolam-kolam besar. Tidak ada upaya pemulihan dari mereka yang sudah membabat habis kekayaan alam ini.

” Kami minta aparat penegak hukum agar memberantas semua ini, kami tidak bisa berbuat apa-apa   selain pasrah dengan harapan aparat bisa menyelamatkan negeri dari paramafia galian C,” kata warga setempat yang enggan sebutnya identitas nya.
Jalan kami pun sangat rusak dan kotor berdebu akibat galian ilegal itu tambahnya lagi.

Berdasarkan Perda No 7 Tahun 2019 pasal 19 Setiap orang atau badan dilarang melakukan penggalian dan/atau pengerukan terhadap tanah, sungai, aliran sungai atau di tempat lainnya untuk mendapatkan suatu manfaat atau keuntungan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan tanpa izin dari Walikota atau Pejabat yang ditunjuk.

Pasal 158 UU No 3 Tahun 2020 Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.OOO.000.000,00 (seratus miliar rupiah).

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button