HUKUM

Kebal Hukum? 15 Tahun Berjualan Miras Tanpa Izin di Balaraja!

 

Balaraja, Tangerang || Gerbangdesanews.com – Diduga kebal hukum, sebuah toko atau agen yang menjual minuman keras (miras) di Pasar Tradisional Sentiong, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, telah beroperasi bebas selama 15 tahun tanpa melengkapi izin yang diwajibkan. (Kamis, 02 Mei 2024).

Mang EG, pemilik toko, mengakui bahwa selama 15 tahun menjalankan bisnisnya, dia tidak pernah memiliki izin resmi. “Saya mah orang lama, semua udah pada tau sama saya,” ujarnya saat ditanyai oleh awak media.

Ironisnya, toko ini tetap beroperasi bebas meskipun diduga melanggar Undang-Undang yang berlaku. Penjualannya sengaja dilakukan pada pagi buta di jam yang tidak terterduga transaksi miras di pasar sentiong, yaitu antara jam 5 pagi hingga 8 pagi.

Penjualan miras tanpa izin ini tidak hanya merugikan pihak yang berwenang karena tidak mendapatkan pajak, tetapi juga membahayakan masyarakat. Konsumsi miras yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kerusakan hati, kanker, dan kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat Desa Tobat dan awak media mendesak pemerintah desa, Dinas terkait, Binasmas, dan Babinsa untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Mang EG. Penjualan miras tanpa izin ini harus dihentikan dan Mang EG harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa penegakan hukum harus ditegakkan dengan seadil-adilnya. Tidak boleh ada yang kebal hukum, termasuk dalam kasus penjualan miras.

Mari kita bersama-sama pantau perkembangan kasus ini dan pastikan bahwa Mang EG mendapatkan sanksi yang setimpal dengan perbuatannya.

(Tim/red)

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button