Pendidikan

Diduga  Oknum Pengawas Sekolah Atau Penilik di Buahdua Menjalin  Hubungan Cinta Terlarang  dengan Seorang Guru Honorer 

Sumedang || Gerbangdesanews.com – Diduga seseorang pengawas sekolah atau penilik di Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang menjalin cinta terlarang bersama salah satu guru honorer di 

sekolah  yang dia awasi, hubungan pengawas  yang berinisial TS dan  menjalin  hubungan  dengan  WT yang mengajar di salah satu Sekolah  Paud di Desa Mekarmukti Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang ini sudah berlangsung  lama terhitung dari sejak TS masih menjabat jadi pengawas sampai kini TS pensiun .

Dan kelakuan merekapun sudah bukan rahasiah lagi bahkan warga lingkungan dan teman satu propesinya pun semua tahu dan sepertinya bagi mereka ada kebanggaan tersendiri padahal WT pun punya suami juga TS  mempunyai istri. 

Bahkan TS di guyoni oleh guru wanita temen WT dia bahkan bisa Trang trangan sepertinya bangga dan lupa WT itu punya suami dan diapun status beristri 

TS  yang umurnyapun jauh lebih tua bahkan dibandingkan dengan orang tua WT pun,  mungkin itu yang membuat TS bangga karena bisa berhubungan dengan wanita yang jauh lebih muda.

Sampai saat ini WT hamil pun semua menyangka itu hasil buah cinta dengan TS karena sampai saat ini walaupun sedang mengandung entah benih siapa mereka masih sering bertemu walaupun orang sudah banyak membicarakan tentang hubungan mereka berdua, dan pertemuan merekapun banyak yang mengetahuinya karena walaupun sudah di cap ada hubungan terlarang mereka selalu terang-terangan.

Bahkan dari sumber yang bisa di pertanggung jawabkan ketika Dia diantar berobat sama WT,  di salah satu Rumah Sakit di Sumedang begitu sampai dia langsung ketemu sama TS dan pergi entah kemana ” Ucapnya

Dan ketika dichat dan dibel karena berobat sudah selesai dilakukan barulah dia datang ” Jelasnya 

WT pun yang  memiliki suami sudah tidak takut dan malu walau suaminyapun sudah tahu kelakuan WT dibelakang dia

dan mungkin istri TS belum mengetahui kelakuan suaminya dibelakang.

Mengamati kelakuan para pendidik seperti itu apakah dinas pendidikan mau tutup mata walaupun mereka memberi contoh yang tidak baik. Walaupun sudah mencoreng citra ititusi pendidikan. ***

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button