DaerahPoliticsPOLRITNI

Di Duga Kurang Transfaran Saat Umumkan Hasil Tes Calon Peserta PPS, Peserta Dengan Nilai Terbaik Tersingkirkan

Peserta Calon PPS Dengan Nilai Hasi CAT 99 Tidak Lolos

Gerbangdesanews.com || Bandung-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, menggelar seleksi tertulis bagi Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu Tahun 2024.Pada 2 bulan kebelakang ada hal yang sangat megejutkan dan menjadi sorotan banyak pihak LSM maupun Media di kecamatan Cicalengka.

Baca juga:Babinsa Kodim 0615/Kuningan Mendapat Penghargaan Wasit Terbaik

Hal tersebut di dasari ada ketidak transfaranan secara tertulis pada saat pengumuman hasil test di akhir seleksi.Selasa (15/3/2023)

Menurut pengakuan calon peserta yang tidak lulus test, menduga kami di kalahkan oleh bawaan rekomendasi  kepala desa kesalah satu calon peserta PPS yang di usulkannya.

Baca juga:Polres Sumedang Gelar Tes Urine Supir Bus Di Terminal Sumedang

Test administrasi dan tertulis di tingkat desa, kami mendapatkan nilai cukup, ucap Rf

“Maka kami oftimis bisa untuk bisa lolos sebagai perwakilan peserta yang dari Desa Tanjungwangi  untuk bisa lanjut seleksi di tingkat kecamatan,

Baca juga:Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Kodim 0618/Kota Bandung Gelar Pelatihan UMKM dan Bazar

Kenyataan pahit kami alami, kalah dengan peserta yang di duga kuat titipan,  padahal nilainya di bawah kami, kabar tersebut di dapatkan dari teman, ujar Rf

Baca juga:Kapolres Sumedang Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Utama Dan Lima Kapolsek Polres Sumedang

Rf mengatakan saat seleksi akhir tingkat kecamatan kami mendapat peringkat nilai tertingi di CAT 99, tapi tidak lolos. Apa,  birokrasi dan aturannya seperti ini hingga nilai point dan pengalaman  tidak bisa menunjang ?

Padahal pada tahun sebelumnya kami berpengalaman, baik di Pilpres, Pilgub dan Pilkada Serta Legislatif tapi tidak  menjaminan untuk bisa lolos jadi peserta,

Baca juga:Satgas Yonarhanud 3/YBY Evakuasi Warga Ke RSUD Morotai

Kami menduga ada Ketidak transfaranan di pemilihan calon peserta PPS,

Dalam aturan di jelaskan bahwa, ujian test Tertulis Calon Panitia Pemungutan Suara (PPS), seleksinya berbasis Computer Assisted Test (CAT) agar bisa lebih terbuka, transparan dan dapat di pertanggung jawabkan nantinya, hanya peserta yang berkompeten saja yang bisa lolos,

“Pada saat test wawancara maupun test lain banyak peserta yang tidak bisa  menjawab dengan tepat di bandingkan saya, yang lebih aneh saat pengumuman hasil test  kurang terbuka seolah ada yang di tutupi,

Baca juga:Dandim 0618/Kota Bandung Terjunkan 150 Prajuritnya Bantu Pemkot Bandung Tertibkan Kawasan Mesjid Al Jabbar

Harus ada bentuk klarifikasi langsung baik dari PPK, Panwas maupun KPU kabupaten, ini merupakan bentuk kekesalan kami, adanya dugaan Diskriminasi  agar tidak meloloskan kami di test akhir, pribahasa mengatakan” Tak Kenal Maka Tak Sayang, bila tidak dekat maka tak lolos, Papar RF

Melalui Aliansi LSM dan Media mencoba meminta penjelasan terkait hal ini kepada Panwas dan ketua PPK. Saat di hubungi belum ada waktu, dengan alasan lagi ada pekerjaan,  Camat Cicalengka pun sama ketika di datangi secara kebetulan tidak ada di kantornya.

Pada sebelumnya kami sempat menanyakan pada ketua PPS kecamatan Ayi Embay melalui pesan Watshap perihal di atas, dengan jawaban yang mencengangkan,” mungkin sedang ada konflik dengan Kades, coba selesaikan dulu sebelum bulan puasa, ada apa sebenarnya, kami menduga memang ada hal lain yang menginginkan Rf tidak lolos seleksi.

Sampai berita di tayangkan belum ada bentuk klarifikasi yang benar- benar akurat dan tepat dari pihak terkait.

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button