NASIONAL

Nilai History Sejarah GEDUNG NASIONAL Cicalengka di Masa Kejayaanya

Cicalengka Punya Cerita Sejarah Tinggi

Bandung, gerbangdesanews.com- dilansir dari kabar Gerakan Satu Cicalengka(GSC) Gedung Pertemuan Rakyat dibangung pada Tahun 1947 Jl. Raya Cicalengka atau sering disebut Gedung Nasional arsitektur bangunanya dari dulu hingga sekarang tidak berubah.

Gedung pertemuan rakyat atau sering disebut gedung nasional (GDN), pada tahun 1947 dijadikan markas para satuan komando sebagai kota para pejuang saat akan perang GDN sebagai gedung tempat untuk melepas lelah. Rabu(7/12/2022).

Menurut Informasi ketua GSC Deden, Tugu yang ada di depan gedung mempunyai nilai sejarah yang tinggi, menurut cerita saksi sejarah pada saat itu 9 bom yang dijatuhkan oleh tentara Belanda, anehnya, bom tersebut semuanya tidak meledak, dan salah satunya menancap di depan GDN, salah satu titik bom yang tidak meledak, saat itu dibangun tugu pertemuan rakyat, sebagai tanda seperistiwa padasaat itu, tentunya, seandainya meledak akan menghancurkan sebagian Kota Cicalengka,

Nama gedung pertemuan rakyat siliwangi menjadi berubah nama menjadi Gedung Nasioanal (GDN) padahal dulu bernama sutet yang dibagun tahun 1964 dan yang membangun adalah orang yang punya uang inden (uang bantuan untuk para pengusaha lokal) dan orang yang dapat inden menyumbangkan sebagian hartanya dan sebagai sponsornya adalah Mayor Ahmad Syam DANYON 308,

Saat itu, tentara bergotong-royong lalu sebagian gajihnya dipotong untuk membangun gedung, sedangkan warga menyumbang dalam bentuk mateial serta uang yang tidak ditarip, “dengan melihat gedung pertemuan rakyat sekarang masih bentuk asli seperti dulu dan pernah direhab 10 tahun yang lalu, ini bisa dikatakan gedung bersejarah sebelumnya pernah di gunakan oleh orang Belanda sebelum merdeka sebagai ruang hiburan, tutur Deden.

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button