DaerahNASIONAL

Harapan demi Konten Ingin terlihat Peduli,Anak-anak Sedang Asyik Bermainpun jadi Sasaran Yutube nya

PURWAKARTA | Gerbangdesanews.com – Sejumlah anak-anak asal Kampung Cigarukgak, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, harus menempuh jarak berkilo-kilo meter untuk menuju sekolah mereka di SDN 2 Pasir Munjul.Sukatani dibantah warga setempat dan menilai berita ini hoax

“Ini mah mengada ada, jarak dari kampung ke sekolah tidak berpuluh puluh kilo meter dan itu air naik kalau hujan gede kalau ga hujan mah airnya paling sampai betis anak anak malah kalau ga ada hujan 4 hari atau seminggu mah kering itu sungai”Kata Ajun salah seorang warga yang ditemui awak media,Rabu 26 Oktober 2022

Dikatakan Ajun, anak anak harus melewati hutan juga hoax karena itu bukan hutan belantara, diatas kali juga sudah ada rumah dan jalanya juga sudah dikasih paving blok saat jaman kadesnya Hilman.

“Sagala harus melewati hutan kata siapa ? diatas kali sudah ada rumah,jalanya sudah dipasang paving blok jaman lurah hilman. Wartawanya ga cek lokasi kali,” Kata Ajun

Sementara rencana Dedi Mulyadi akan membuatkan jembatan menurut Ajun itu bukan janji yang baru. Tapi itu janji saat Dedi Mulyadi menjabat Bupati namun tidak pernah ada realisasinya

” Itu mah janji Dedi Mulyadi saat menjabat Bupati namun tidak pernah terealisasi, coba aja tanyakan ke mantan Kades Asep,” Ungkap Ajun.

Menurut Ajun, persoalan anak anak melewati sungai itu juga akibat kurang pekanya Kepala Desa. Kenapa kepala desanya malah bikin taman yang pembukaannya dibuka oleh Dedi Mulyadi ,seharusnya dana buat taman terong peot dipake buat jembatan, sekarang tamannya juga ga ada gunanya buat masyarakat.(red)

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button