Daerah

Diduga Kades Tanjungsari Monopoli Belanja Barang/Jasa, Kangkangi Permendagri no 20 tahun 2018

 

 

PURWAKARTA | Gerbangdesanews.com -Dilangsir Dari beberapa media portal per 16-Juli 2022. Ketahanan pangan yang merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya kebutuhan masyarakat di masing – masing desa merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945,salah satunya yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan perlu dilakukan melalui pendekatan, pemberdayaan masyarakat agar masyarakat Desa memiliki kemampuan yang cukup dalam memenuhi kebutuhan pangan di Desa secara mandiri.

Namun apa jadinya bila Anggaran Dana Desa untuk ketahanan pangan sebesar dengan total kurang lebih sebesar 250 juta dugaan ada monopoli oleh Kepala Desa tersebut.

Saat di ditemui diruang kerjanya, Rusmana kepala desa tanjungsari Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta dengan secara gamblang menyampaikan kepada awak media saat di mintai keterangan untuk program ketahanan pangan hewani beliau sendiri yang mengerjakan.

Menurutnya “Iya, kalau yang hewani saya sendiri yang mengerjakan untuk pembuatan kandangnya serta pengadaan domba juga saya,” ujar Rusmana,

” Disamping itu ada juga pembangunan irigasi, Tapi kalau untuk irigasi yang ngerjakannya bukan saya tapi ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang kebetulan Tim sukses saya sendiri pada saat Pilkades kemarin”, tutup Rusmana.

Disini jelas, Rusmana Wijaya selaku kepala Desa Tanjungsari tidak mengindahkan pemendagri no 20 tahun 2018, PMK 193 tahun 2018, PMK no 205 tahun 2019 serta LKPP no 12 tahun 2019 yang isinya belanja barang/jasa dimonopoli oleh Kepala Desa.

Dari hasil wawancara ketiga awak media tersebut, jelas Rusmana Wijaya selaku kepala Desa Tanjungsari tabrak sekaligus dugaan melanggar atur undang-undang yang berlaku di negara kesatuan republik Indonesia.

Untuk itu, diminta kepada Aparat penegak hukum (APH) Kabupaten Purwakarta untuk menindaklanjutinya hal tersebut.pungkasnya.

DH/Team

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button