Desa

KAT – Komunitas Anggur Tangsel Dalam Diskusi Pertanian Anggur Modern

KAT - Komunitas Anggur Tangsel Dalam Diskusi Pertanian Anggur Modern

Bogor,gerbangdesanews.com-Roy Nurdin adalah sosok yang sangat peduli terhadap lingkungan hidup dan pertanian.

Roy Nurdin di sela – sela  kesibukannya pada selasa sore, 05 Juli 2022 menemui kami awak media dengan hangat penuh senyum dan ramah.

” PERTANIAN MODERN DAN PROBLEMATIKA DALAM BUDI DAYA ANGGUR  DI INDONESIA telah digagas Roy Nurdin yang telah diselenggarakan di Anggola Garden pada hari Minggu, 03 Juli 2022 menjadi bahan informasi penting dan menarik awak media mengulik informasi mendalam peran aktifnya.

Saat wawancara Roy Nurdin menyampaikan secara rinci semua isi acara diskusi tersebut. Acara ini dibagi 3 segmen yang tiap segmennya digawangi oleh 2 nara sumber

Segmen 1, ttg PERAWATAN

Narsum :

1. Aris Munandar  (Pemuda NgAnggur)

2. Lutfi Alazir (Alazir Grape)

 

Segmen 2 ttg, MASALAH DAN KENDALA PADA TANAMAN ANGGUR

Narsum :

1. Ail Arga (Arga urban farming)

2. Bagus Sam nawi ( Pic Bpp KAT)

 

Segmen 3, ttg FUNGSI ROOTSTOCK

Narsum :

1. M. A. Suska (Plant Explorer)

2. Ekky Pasmadirja (Anggola Garden)

 

Kegiatan diskusi ini didukung penuh oleh Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI.

 

Dewi Fatmaningrum Perwakilan FAO dari Organisasi Pangan  & Pertanian PBB beserta Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si Sekretaris Dirjen Hortikultura mewakili Kementerian Pertanian hadir menjadi Steering committee di acara tsb.

 

Roy Nurdin mengulas bahwa Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari dalam sambutannya menyampaikan :

“Apresiasi kami berikan pada Komunitas Anggur Tangsel yang telah menginisiasi diskusi dengan para pecinta anggur di sekitar Banten, Jakarta, Bogor, Bekasi dan sekitarnya. Melalui komunitas anggur di seluruh Indonesia saya harapkan dapat diluncurkan varietas anggur yang didaftarkan ke Kementerian Pertanian. Dengan demikian varietas yang sudah didaftarkan tersebut dapat dikembangkan secara resmi dan masif di Indonesia walaupun bermula dari anggur introduksi.

Kita juga perlu promosikan bahwa anggur kualitas baik yang biasanya hanya dapat didatangkan dari manca negara dapat dibudidayakan di Indonesia, bahkan di lahan sempit maupun di polybag di daerah perkotaan sebagai bagian dari urban farming bahkan bisa saja menjadi kampung anggur.

Dengan demikian, anggur  yang besar dan manis tidak hanya kalangan menengah ke atas yang menikmatinya karena sudah dapat dibudidayakan di halaman maupun roof top di rumah.

Pengawalan dalam tata kelola budidaya yang baik menjadi penting agar tanaman anggur dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan aman konsumsi.  Pengawalan/pendampingan oleh pakar dan anggota komunitas yang sudah berpengalaman sangat dibutuhkan bagi pemula.

 

Varietas anggur lokal yang sudah dilepas di Indonesia dapat dijadikan sebagai bahan untuk pengembangan benih anggur introduksi sehingga dihasilkan tanaman anggur yang unggul, namun tahan dikembangkan di dalam negeri.

 

Harapan saya dalam jangka panjang, anggur yang sesuai  dengan preferensi masyarakat yaitu manis dan besar dapat diproduksi di Indonesia sehingga mengurangi volume  (menjadi substitusi impor) anggur dari luar negeri”.

 

Acara berjalan hangat dan meriah, diselingi tanya jawab antara penonton dan narsum menjadikan kegiatan ini penuh dgn edukasi.

 

Saya Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Komunitas Anggur Tangsel dalam pernyataan nya menyampaikan:

“Kegiatan ini adalah kegiatan penggiat anggur yg mendapat dukungan penuh Dr kementerian pertanian, sebagai pelaksanaan kegiatan diskusi, saya berharap ke depan pusat dalam hal ini kementerian pertanian lebih serius lagi mendukung para penggiat anggur yang semakin lama semakin banyak jumlahnya di Indonesia, ungkap Roy Nurdin

 

Berharap kementerian dpt membantu permasalahan – permasalahan yang ada dilapangan terutama terkait dgn legalitas variant anggur yg banyak di tanam di Indonesia, saya mengusulkan kedepannya kementerian dpt mengumpulkan para penggiat anggur dari seluruh Indonesia untuk dapat duduk bersama membicarakan dan mencarikan solusi atas permasalahan yg timbul dari kegiatan ini, terutama masalah legalitas variant yg sdh banyak ditanam oleh masyarakat”.

 

Di sela sela kegiatan terlihat beberapa crew youtuber mengambil gambar  dan mewawancara pihak Dirjen dan narsum.

 

Adapun beberapa channel yg terlihat beraktivitas di kegiatan di antaranya ada,

1. Arga Urban Farming

2. Anggota Garden

3. Pemuda NgAnggur

4. Alazir Grape

5. Nayla trasindo garden

6. Flonasia

7. As go green

 

Dengan santai Roy Nurdin mengarahkan awak media untuk mendapat informasi detail dan penting ini, sambil menyantap hidangan yang tersedia sambil seruput kopi hitam.

 

Nurdin Roy memberikan semua dokumentasi foto dan video acara tersebut di akhir pertemuan sambil

melempar senyum Hamble khas Nurdin Roy, menutup perbincangan dengan awak media

*KAT – Komunitas Anggur Tangsel Dalam Diskusi Pertanian Anggur Modern*
_#By. Warung Ngopi Anggur Jurnalis – AdegunAwan_

Roy Nurdin adalah sosok yang sangat peduli terhadap lingkungan hidup dan pertanian.

Roy Nurdin di sela – sela kesibukannya pada selasa sore, 05 Juli 2022 menemui kami awak media dengan hangat penuh senyum dan ramah.

” PERTANIAN MODERN DAN PROBLEMATIKA DALAM BUDI DAYA ANGGUR DI INDONESIA telah digagas Roy Nurdin yang telah diselenggarakan di Anggola Garden pada hari Minggu, 03 Juli 2022 menjadi bahan informasi penting dan menarik awak media mengulik informasi mendalam peran aktifnya.

Saat wawancara Roy Nurdin menyampaikan secara rinci semua isi acara diskusi tersebut. Acara ini dibagi 3 segmen yang tiap segmennya digawangi oleh 2 nara sumber

Segmen 1, ttg PERAWATAN
Narsum :
1. Aris Munandar (Pemuda NgAnggur)
2. Lutfi Alazir (Alazir Grape)

Segmen 2 ttg, MASALAH DAN KENDALA PADA TANAMAN ANGGUR
Narsum :
1. Ail Arga (Arga urban farming)
2. Bagus Sam nawi ( Pic Bpp KAT)

Segmen 3, ttg FUNGSI ROOTSTOCK
Narsum :
1. M. A. Suska (Plant Explorer)
2. Ekky Pasmadirja (Anggola Garden)

Kegiatan diskusi ini didukung penuh oleh Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI.

Dewi Fatmaningrum Perwakilan FAO dari Organisasi Pangan & Pertanian PBB beserta Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si Sekretaris Dirjen Hortikultura mewakili Kementerian Pertanian hadir menjadi Steering committee di acara tsb.

Roy Nurdin mengulas bahwa Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari dalam sambutannya menyampaikan :
“Apresiasi kami berikan pada Komunitas Anggur Tangsel yang telah menginisiasi diskusi dengan para pecinta anggur di sekitar Banten, Jakarta, Bogor, Bekasi dan sekitarnya. Melalui komunitas anggur di seluruh Indonesia saya harapkan dapat diluncurkan varietas anggur yang didaftarkan ke Kementerian Pertanian. Dengan demikian varietas yang sudah didaftarkan tersebut dapat dikembangkan secara resmi dan masif di Indonesia walaupun bermula dari anggur introduksi.
Kita juga perlu promosikan bahwa anggur kualitas baik yang biasanya hanya dapat didatangkan dari manca negara dapat dibudidayakan di Indonesia, bahkan di lahan sempit maupun di polybag di daerah perkotaan sebagai bagian dari urban farming bahkan bisa saja menjadi kampung anggur.
Dengan demikian, anggur yang besar dan manis tidak hanya kalangan menengah ke atas yang menikmatinya karena sudah dapat dibudidayakan di halaman maupun roof top di rumah.
Pengawalan dalam tata kelola budidaya yang baik menjadi penting agar tanaman anggur dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan aman konsumsi. Pengawalan/pendampingan oleh pakar dan anggota komunitas yang sudah berpengalaman sangat dibutuhkan bagi pemula.

Varietas anggur lokal yang sudah dilepas di Indonesia dapat dijadikan sebagai bahan untuk pengembangan benih anggur introduksi sehingga dihasilkan tanaman anggur yang unggul, namun tahan dikembangkan di dalam negeri.

Harapan saya dalam jangka panjang, anggur yang sesuai dengan preferensi masyarakat yaitu manis dan besar dapat diproduksi di Indonesia sehingga mengurangi volume (menjadi substitusi impor) anggur dari luar negeri”.

Acara berjalan hangat dan meriah, diselingi tanya jawab antara penonton dan narsum menjadikan kegiatan ini penuh dgn edukasi.

Saya Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Komunitas Anggur Tangsel dalam pernyataan nya menyampaikan:
“Kegiatan ini adalah kegiatan penggiat anggur yg mendapat dukungan penuh Dr kementerian pertanian, sebagai pelaksanaan kegiatan diskusi, saya berharap ke depan pusat dalam hal ini kementerian pertanian lebih serius lagi mendukung para penggiat anggur yang semakin lama semakin banyak jumlahnya di Indonesia, ungkap Roy Nurdin

Berharap kementerian dpt membantu permasalahan – permasalahan yang ada dilapangan terutama terkait dgn legalitas variant anggur yg banyak di tanam di Indonesia, saya mengusulkan kedepannya kementerian dpt mengumpulkan para penggiat anggur dari seluruh Indonesia untuk dapat duduk bersama membicarakan dan mencarikan solusi atas permasalahan yg timbul dari kegiatan ini, terutama masalah legalitas variant yg sdh banyak ditanam oleh masyarakat”.

Di sela sela kegiatan terlihat beberapa crew youtuber mengambil gambar dan mewawancara pihak Dirjen dan narsum.

Adapun beberapa channel yg terlihat beraktivitas di kegiatan di antaranya ada,
1. Arga Urban Farming
2. Anggota Garden
3. Pemuda NgAnggur
4. Alazir Grape
5. Nayla trasindo garden
6. Flonasia
7. As go green

Dengan santai Roy Nurdin mengarahkan awak media untuk mendapat informasi detail dan penting ini, sambil menyantap hidangan yang tersedia sambil seruput kopi hitam.

Nurdin Roy memberikan semua dokumentasi foto dan video acara tersebut di akhir pertemuan sambil
melempar senyum Hamble khas Nurdin Roy, menutup perbincangan dengan awak media.

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button