Sport

4 Atlet Penghafal Qur’an dari Ponpes Skoba Madani Kabupaten Bogor Terjun Di Kejurda Kujang Badminton Open 2022

 

 

PARUNG Bogor, gerbangdesanews.com – Turnamen bulutangkis Kujang Ceria Badminton Open Turnamen 2022, akan diselenggarakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2022, bertempat di Hall Krida Giri, Jalan Manunggal Bakti, Tanah Sereal, Kota Bogor.

 

Turnamen ini menjadi ajang pencarian bakat atlet muda di cabang bulutangkis. Ketua panitia KCB Open Turnamen 2022, Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Dian Cardiyawan menyampaikan, ada sekira 112 pasang atlet atau 224 atlet yang turun baik untuk partai ganda putra, ganda campuran dan ganda putri.

 

Di kejuaraan ini, ikut serta pula 4 orang santri penghafal Al Qur’an dari Ma’had Sunnah Homeschooling Skoba Madani, Desa Warujaya, Kec. Parung, Kab. Bogor. Pesantren homeschooling yang sering menerjukan santri – santri nya di berbagai kejuaraan nasional cabang olahraga Pencak Silat, Wall Climbing dan Renang, kali ini menerjukan santrinya di cabang olahraga bulu tangkis.

 

Dian menjelaskan, turnamen ini digelar oleh Balakujang Badminton Club yang merupakan salah satu club resmi dari PBSI Bogor dan rutin menyelenggarakan turnamen. Ia menuturkan, salah satu hal menarik tahun ini adalah baru kali ini ada atlet peserta yang berasal dari pesantren tahfidz Quran.

 

“Saya selaku ketua panitia tentu merasa terhormat, senang dan bangga atas keikutsertaan santri penghafal al Qur’an dari pesantren homeschooling Skoba Madani Parung. Ini prestasi yang luar biasa bagi dunia bulutangkis nasional. Semoga dari santri penghafal Qur’an ini ke depannya ada yang bisa mewakili Indonesia di kancah internasional. Luar biasa dan akan jadi sejarah baru kalau Indonesia, punya atlet badminton yang juga hafidz Qur’an,” jelas Dian, Minggu (3/7/2022).

 

Sementara pelatih tim bulutangkis Skoba Madani, Annisa Amalia Putri, atau biasa disapa Coach Putri mengatakan, para atlet yang akan terjun di partai ganda adalah Istiqlal Attar berpasangan dengan adiknya Izrail Arsy Sulthan dan Ahmad Dion Putra Sepudin akan berpasangan dengan Khalil Ramadhan.

 

“Kami berusaha menunjukkan pada pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, bahwa santri-santri penghafal Al Qur’an juga bisa tampil di berbagai cabang olah raga prestasi, baik tingkat daerah, nasional bahkan internasional” ungkapnya.

 

Coach Putri menjelaskan, saat ini pihak nya terus melakukan latihan dan latihan. Membangun disiplin dan tanggung jawab serta kemandirian. Para atlet, lanjutnya, wajib menjalani latihan rutin tapi tidak boleh meninggalkan kewajiban utama mereka untuk menghafalkan Al Qur’an, karena ini pendidikan pokok mereka.

 

Masih kata wanita alumni PB Tangkas Bogasari dan PB Mutiara Bandung yang merupakan anak putri dari mantan atlet badminton nasional, Untung Purwanto ini menambahkan, mendidik dan melatih para atlet santri penghafal Al Qur’an untuk menekuni cabang bulu tangkis itu lebih mudah.

 

“Santri penghafal Al Qurlan itu terbiasa hafalan. Jadi, mereka sudah terlatih punya disiplin dan komitmen tinggi. Jadi mudah mengarahkannya. Hanya tinggal

menguatkan teknis-teknis bulu tangkis saja dan membina endurance-nya,” tambah mantan anak didik Coach Liang Chiu Sia yang juga mantan pelatih dari atlet nasional Susi Susanti ini.

4 Atlet Penghafal Qur’an dari Ponpes Skoba Madani Kabupaten Bogor Terjun Di Kejurda Kujang Badminton Open 2022

PARUNG – Turnamen bulutangkis Kujang Ceria Badminton Open Turnamen 2022, akan diselenggarakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2022, bertempat di Hall Krida Giri, Jalan Manunggal Bakti, Tanah Sereal, Kota Bogor.

Turnamen ini menjadi ajang pencarian bakat atlet muda di cabang bulutangkis. Ketua panitia KCB Open Turnamen 2022, Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Dian Cardiyawan menyampaikan, ada sekira 112 pasang atlet atau 224 atlet yang turun baik untuk partai ganda putra, ganda campuran dan ganda putri.

Di kejuaraan ini, ikut serta pula 4 orang santri penghafal Al Qur’an dari Ma’had Sunnah Homeschooling Skoba Madani, Desa Warujaya, Kec. Parung, Kab. Bogor. Pesantren homeschooling yang sering menerjukan santri – santri nya di berbagai kejuaraan nasional cabang olahraga Pencak Silat, Wall Climbing dan Renang, kali ini menerjukan santrinya di cabang olahraga bulu tangkis.

Dian menjelaskan, turnamen ini digelar oleh Balakujang Badminton Club yang merupakan salah satu club resmi dari PBSI Bogor dan rutin menyelenggarakan turnamen. Ia menuturkan, salah satu hal menarik tahun ini adalah baru kali ini ada atlet peserta yang berasal dari pesantren tahfidz Quran.

“Saya selaku ketua panitia tentu merasa terhormat, senang dan bangga atas keikutsertaan santri penghafal al Qur’an dari pesantren homeschooling Skoba Madani Parung. Ini prestasi yang luar biasa bagi dunia bulutangkis nasional. Semoga dari santri penghafal Qur’an ini ke depannya ada yang bisa mewakili Indonesia di kancah internasional. Luar biasa dan akan jadi sejarah baru kalau Indonesia, punya atlet badminton yang juga hafidz Qur’an,” jelas Dian, Minggu (3/7/2022).

Sementara pelatih tim bulutangkis Skoba Madani, Annisa Amalia Putri, atau biasa disapa Coach Putri mengatakan, para atlet yang akan terjun di partai ganda adalah Istiqlal Attar berpasangan dengan adiknya Izrail Arsy Sulthan dan Ahmad Dion Putra Sepudin akan berpasangan dengan Khalil Ramadhan.

“Kami berusaha menunjukkan pada pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, bahwa santri-santri penghafal Al Qur’an juga bisa tampil di berbagai cabang olah raga prestasi, baik tingkat daerah, nasional bahkan internasional” ungkapnya.

Coach Putri menjelaskan, saat ini pihak nya terus melakukan latihan dan latihan. Membangun disiplin dan tanggung jawab serta kemandirian. Para atlet, lanjutnya, wajib menjalani latihan rutin tapi tidak boleh meninggalkan kewajiban utama mereka untuk menghafalkan Al Qur’an, karena ini pendidikan pokok mereka.

Masih kata wanita alumni PB Tangkas Bogasari dan PB Mutiara Bandung yang merupakan anak putri dari mantan atlet badminton nasional, Untung Purwanto ini menambahkan, mendidik dan melatih para atlet santri penghafal Al Qur’an untuk menekuni cabang bulu tangkis itu lebih mudah.

“Santri penghafal Al Qurlan itu terbiasa hafalan. Jadi, mereka sudah terlatih punya disiplin dan komitmen tinggi. Jadi mudah mengarahkannya. Hanya tinggal
menguatkan teknis-teknis bulu tangkis saja dan membina endurance-nya,” tambah mantan anak didik Coach Liang Chiu Sia yang juga mantan pelatih dari atlet nasional Susi Susanti ini.

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button