Daerah

Beredar Rumor Dugaan Pemotongan BLT, Kepala Desa Agung Jaya Adakan Jumpa Pers

Dugaan Rumor pemotongan BLT Sudah Kami Kelarifikasi di depan Awak Media

Sumsel,Gerbangdesanews .com//Muaradua Oku Selatan.Berdasarkan hasil musyawarah masyarakat dusun satu desa bumi agung jaya Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Masyarakat penerima bantuan dana BLT Dusun Satu sebanyak sebelas ( 11) orang terima Bantuan.Langsung Tunai sebesar 900.000/Kpm.

Masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai kususnya Dusun Satu  Desa Bumi Agung Jaya, bersepakat untuk membagi uang yang mereka terima atas hasil musyawarah kesebelas orang penerima BLT bersama kepala dusun, dengan sukarela ke 11 Kpm membagikan uang masing –  masing sebesar 300.000/orang untuk  warga yang tidak mendapatkan bantuan.

“Perihal tersebut disampaikan salah satu KPM S yang mewakili ke10 Kpm mengatakan, kami tidak di paksa ini atas dasar kesepakatan bersama,

Lanjut S, ini bukan permintaan kepala dusun tapi ke ikhlasan kami terhadap warga lain, tidak ada unsur paksaan atau dalam tekanan,

Kalau ada tudingan pemotongan dana BLT yang di lakukan oleh kepala dusun (kadus) satu, Desa bumi agung jaya itu tidak benar, jelas S.

Adanya kesalah pahaman yang terjadi antara kepala dusun ( satu )dengan beberapa awak media dan masyarakat beberapa minggu yang lalu.Menurut Kepala desa bumi Agung Jaya  Malyadi sudah mengkelarifikasi permasalahan ini didepan Awak Media

Bahkan kata Malyadi, Kelarifikasi di adakan dikediaman kepala dusun Edi Supendi yang di hadiri langsung kasi PMD kecamatan Junaedi SE hadir pula ketua Forum kepala desa Kecamatan Buay Rawan Roli Yaudah dan kesebelas (11) Kpm masyarakat dusun satu sebagai penerima BLT tahun 2022.

“Semoga dengan berita acara kelarifikasi ini, tidak ada lagi kesalah pahaman, sepertu rumor yang beredar ditengah tengah masyarakat.Kami selaku kepala desa bumi Agung Jaya mewakili masyarakat meminta maaf atas kejadian ini, jelas Malyadi

Kasi PMD kecamatan Buay Rawan Junidi SE yang mewakili Camat Buay Rawan pun menghimbau dan berharap mudah – mudahan kedepannya kita semua dapat lebih berhati – hati dalam mengambil kesepakatan agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini, pungkas Junidi.

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button