PoliticsUncategorized
Trending

Sekitar 7.570 Orang Yang tergabung dalam ALMAGARI Turun Kejalan Tuntut NII dibubarkan

 

Garut – Sekitar 7.570 Orang yang menamakan dirinya ALMAGARI ( Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalis dan Intoleransi )  yang terdiri dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), di antaranya Pelindung ALMAGARI KH. A Abdul Mujib BNP MP Ceng Hilman POSDERAT Rahmat Kurni ALMAGARI Rd. Dian Hanavia  POSPERA  Nurdin Salam      GRIB Arif GEMENTARA Deden             PAGAR NUSA  Budiman  LSM PENJARA Kusep  MPI H. Dikdik GALUMA  Anton GEMENTARA  Didin Tokoh Masyarakat Ust Budi Mantan Anggota Baiat Ust Engkus Mantan Anggota Baiat  Ust Dede Jujun dan lembaga lainya melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Garut Aksi tersebut, menuntut agar Negara Islam Indonesia (NII) dibubarkan, sebab NII dianggap sebagai ancaman persatuan dan kesatuan Rebublik Indonesia.

Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikal dan Intoleransi (ALMAGARI) tokoh masyarakat dan tokoh agama kabupaten Garut turun ke jalan dalam upaya meredam pertumbuhan aliran anti Pancasila yang terafiliasi dalam faham neo Negera Islam Indonesia (NII) dengan komunitasnya bernama Islam Baiat.

Menurut salah satu tokoh agama terkemuka yang sekaligus pembina dari ALMAGARI Aceng Abdul Mujib menyatakan dalam setiap kesempatan bertemu dengan Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan yang lainnya tak henti – hentinya mengingatkan dalan bahaya laten ini

Aceng Abdul Mujib atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ceng Mujib ini menjelaskan langkah- langkah pihak nya untuk membantu pemerintah dalam penanganan masalah Radikalisme dan Intoleransi yang tumbuh begitu subur di tanah air, khususnya di Kabupaten Garut, Rabu (05/01).

DiKabupaten Garut sendiri telah dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Faham Radikalisme dan Intoleransi yang melibatkan unsur Forkopimda, Petinggi di lingkungan Pemkab dan unsur lainnya,

Di lain pihak dukungan terhadap pergerakan ALMAGARI semakin menguat yang menuntut agar pejabat yang teridentifikasi terpapar NII agar ditindak, dalam aksi ini tentunya dengan memakai prosedur protokol kesehatan.
aksi 5000 orang Masyarakat santri yang akan melakukan aksi damai mendorong Satgas penanganan faham Radikalisme dan Intoleransi di Kabupaten Garut

“Kelompok NII di Garut sering disebut sebagai Islam Baiat karena untuk menjadi atau masuk kelompok ini mereka melakukan Pembaiatan atau bersyahadat kembali yang dipimpin oleh seorang pimpinan mereka wilayah keberadaan NII atau Islam Baiat di Garut sudah menyebar di setiap kecamata, berpusat dan paling besar di Garut Selatan

“Kelompok ini telah memiliki Sekolah, Pesantren yang mempunyai ribuan murid bahkan Struktur Ekonomi yang sangat kuat misalnya di Kecamatan Pakenjeng yang terdiri dari13 Desa, Kelompok ini bisa menghimpun dana dari infaq Saat berita Diturunkan masih berlangsung guna melakukan Audensi Dikantor Dewan DPRD KABUPATEN GARUT .* Tim Redaksi*:

 

 

Loading

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button