Israel Mengebom Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis Selatan Jalur Gaza

Gerbangdesanews.com | Gerakan Perlawanan Islam , Hamas dalam Siaran Pers : Dalam kejahatan perang yang kompleks, yang menambah catatan pembantaian berdarah Zionis terhadap rakyat Palestina, tentara pendudukan Zionis yang kriminal mengebom Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza. Serangan ini mengakibatkan korban jiwa awal sebanyak lima belas warga sipil, yang sebagian besar adalah jurnalis, tenaga medis, dan personel pertahanan sipil. Ini merupakan kelanjutan dari perang pemusnahan yang terus dilancarkannya terhadap rakyat kami di Gaza.
Pendudukan Nazi yang kriminal melanjutkan perang kriminalnya di seluruh wilayah Jalur Gaza, melakukan pembantaian terhadap warga sipil yang tak berdaya di Jalur Gaza utara dan Kota Gaza.
Netanyahu dan pemerintahan terorisnya sekali lagi menegaskan pengabaian mereka terhadap semua hukum internasional dan konvensi kemanusiaan, serta pembangkangan mereka terhadap komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan sengaja menargetkan fasilitas medis sipil dan membunuh kelompok-kelompok yang dilindungi oleh hukum humaniter internasional, terutama jurnalis dan tenaga medis.
Pembunuhan yang dilakukan oleh pendudukan kriminal terhadap jurnalis Hossam al-Masry, Mohammed Salama, Maryam Abu Daqqa, dan Moaz Abu Taha, yang bekerja untuk lembaga dan agensi media Arab dan internasional, saat meliput pengeboman rumah sakit, merupakan kejahatan perang dan pembantaian yang mengerikan. Musuh yang pengecut ini bertujuan untuk menghalangi para jurnalis menyampaikan kebenaran dan meliput kejahatan perang, pembersihan etnis, dan kondisi kehidupan yang memprihatinkan rakyat Palestina di Gaza. Hal ini disebabkan oleh kebijakan kelaparan sistematis yang terus-menerus diperparah dan diperparah oleh penjahat perang Netanyahu, yang secara terang-terangan menentang kehendak internasional.
Menyikapi kejahatan mengerikan ini, komunitas internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan semua pihak terkait diwajibkan untuk mengambil tindakan segera dan serius guna menghentikan kejahatan abad ini dan genosida sistematis di Gaza, serta menyelamatkan dan memberikan bantuan mendesak kepada rakyat kami.
Para pemimpin negara-negara Arab dan Islam mengemban tugas dan tanggung jawab besar untuk menekan pemerintah AS dan negara-negara pendukung pendudukan agar segera menghentikan perang, dengan menggunakan segala bentuk tekanan politik, diplomatik, dan ekonomi untuk mencapainya.
Oleh Gerakan Perlawanan Islam – Hamas
Senin: 2 Rabiul Awal 1447 H
Sesuai dengan: 25 Agustus 2025 M
Editor Terjemah NS



